Grammar Meningkat Mimpi Kucapai

Grammar Meningkat Mimpi Kucapai

 

Kalian memiliki mimpi untuk melanjutkan study ke luar negeri dengan beasiswa, namun terhalang dengan TOEFL? Lalu apa arti dari TOEFL sendiri? TOEFL (Test Of English as a Foreign Languange) atau di dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Services). Tujuan dari test ini untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris, test ini ditujukan bagi orang yang tidak menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Untuk dapat melanjutkan study ke luar negeri, seperti London dan Amerika Serikat TOEFL merupakan syarat utama. Momok terbesar dari TOEFL adalah belajar grammar. Belajar grammar memang sebuah dasar yang  harus dipelajari supaya dapat dilanjutkan ke materi yang lebih sulit. “Practices Make Perfect” adalah kunci menguasai grammar bahasa Inggris. Berikut adalah yang perlu dipelajari untuk dapat meningkatkan grammar.

Cara paling mudah adalah mempelajari nouns. Nouns kata benda dalam sebuah kalimat. Kata benda atau nouns dapat berupa They, We, I, You, She, He, It. Nouns dibagi menjadi lima jenis; antara lain Proper Nouns, Abstract Nouns, Concrete Nouns, Singular and Plural Nouns, dan Countable and Uncountable Nouns.

  • Proper Nouns adalah penggolongan kata benda untuk orang (person), tempat (place) dan benda secara spesifik.
  • Abstract Nouns adalah kata benda yang menyatakan ide (idea), konsep (concept), perasaan (feeling), keadaan (state) dan sifat atau karakter (quality).
  • Concrete Nouns adalah kata benda berupa material atau sesuatu yang berwujud nyata.
  • Singular and Plural Nouns. Singular Nouns adalah kata benda yang menunjukkan bahwa benda tersebut tunggal atau hanya satu, sebaliknya Plural Nouns adalah kata benda yang menunjukkan bahwa benda tersebut lebih dari satu.
  • Countable and Uncountable Nouns. Countable Nouns adalah kata benda yang dapat dihitung menunjukkan kuantitas dan jumlah, di sisi lain Uncountable Nouns adalah kata benda yang tak dapat dihitung.

Setelah mengetahui dan mempelajari nouns, kita lanjutkan mempelajari pronouns. Pronouns adalah kata ganti orang; contoh nya They berfungsi sebagai subject. Contoh kalimatnya, “They love me” yang memiliki arti mereka menyayangi saya. Namun they juga dapat berfunsgsi sebagai object, contoh kalimatnya “I love them”. Them adalah kata ganti berupa objek dari “They”. Beberapa jenis pronouns antara lain; Reflexive Pronouns, Indefinite Pronouns, Possessive Pronouns, Relative Pronouns, Demonstrative Pronouns, dan Personal Pronouns.

 

  • Reflexive Pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subject (berupa orang atau hewan) menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatu kalimat.
  • Indefinite Pronouns adalah kata ganti untuk orang, benda, atau hal secara umum atau tidak spesifik.
  • Possessive Pronouns adalah kata ganti yang berfungsi untuk menunjukkan kepemilikan.
  • Relative Pronouns adalah kata ganti untuk membentuk relative clauses atau subordinate clauses yang menerangkan noun pada main clause suatu complex sentences.
  • Demostrative Pronouns adalah kata ganti (pronoun) yang menggunakan jumlah (parameter number) dan jarak (distance).
  • Personal Pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk orang, hewan, benda atau hal yang spesifik tergantung peran, jumlah, dan gender dari noun yang digantikan.

Mari kita lanjutkan pembelajaran kita. Selanjutnya kita akan mempelajari verb. Verb merupakan kata kerja dalam sebuah kalimat atau pekerjaan yang dilakukan oleh subject dalam sebuah kalimat. Contoh: “I ate rice last week”; yang memiliki arti saya memakan nasi minggu kemarin. Ini merupakan contoh kalimat dalam past tense. “Ate” merupakan kata kerja yang artinya “Memakan” di masa lampau.

 

Kita pun harus mengenal mengenai adjectives. Adjectives merupakan kata sifat. Contohnya antara lain; pintar (smart), cantik (beautiful), tampan (handsome), rajin (diligent), dan masih banyak kata sifat lainnya. Selain mengenal kata sifat (adjectives) dalam kalimat, kita juga harus mengetahui kata keterangan (adverbs). Contoh kalimat  yang mengandung adverbs; “Flowers grow in the garden”. Artinya, bunga tumbuh di taman. “In the garden” disini memiliki arti di taman yang merupakan sebuah keterangan tempat.

 

Yang terakhir dan yang paling penting untuk diketahui mengenai Prepostions dan Conjunctions. Prepositions merupakan kata depan; contoh kata depan (preposition) antara lain In, On, dan AtConjunctions merupakan kata penghubung dalam suatu kalimat. Kata penghubung (conjunction) antara lain And, Or, But, dan  Then.

 

Setelah kita mengetahui dasar-dasar diatas akan lebih mudah bagi kita untuk meningkatkan TOEFL kita. Ali Abdillah seorang Chairman of PPI Belanda pernah berkata “Tak ada mimpi yang terlalu kecil, hanya ada usaha yang kecil. Jadi apabila kita berpikir  mimpi yang kita miliki tersebut besar, maka kita pun membutuhkan usaha yang besar juga untuk mewujudkannya.” Perlu diingat kembali bahwa dengan meningkatnya TOEFL kita, sebuah jalan telah terbuka untuk kita dapat mewujudkan mimpi kita.